← Kembali

Perdana Jemput Sampah Plastik di Kompleks Sekolah LDII oleh Tim Bank Sampah Graha Pena

13 Aug 2026 13:21

Perdana Jemput Sampah Plastik di Kompleks Sekolah LDII oleh Tim Bank Sampah Graha Pena
PALEMBANG – Sinergi nyata dari kerja sama Bank Sampah Graha Pena dengan DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel terkait pengelolaan sampah mulai terwujud. Yakni dengan pengambilan perdana sampah-sampah plastik di kompleks sekretariat dan sekolah LDII Sumsel, kemarin (13/8). Tim Bank Sampah Graha Pena yang melakukan jemput bola disambut Wakil Ketua DPW LDII Sumsel H Edy Thamrin ST MM dan Wakil Sekretaris DPW LDII Sumel Abdul Wahabi SKom. Setelah hampir tiga pekan pascapenyerahan tempat sampah dari Bank Sampah Graha Pena ke kompleks sekolah LDII Sumsel, cukup banyak yang terkumpul. “Dari satu tempat sampah di sini, kami dapatkan sekitar tiga karung besar lebih sampah plastik,” ujar staf Bank Sampah Graha Pena, Dian Kuntadi. Secara bertahap, para siswa dan santri di sana akan terus diedukasi terkait pemilahan sampah yang baik. Paling tidak, mereka bisa membedakan antara sampah organik yang notabene mudah terurai dan sampah anorganik yang sulit bahkan tidak bisa diurai. Dalam pengambilan perdana kemarin, tampak para santri ikut membantu tim Bank Sampah Graha Pena memindahkan sampah yang ada dalam tempat sampah khusus ke karung-karung besar yang telah disiapkan. Dijelaskan Dian, sampah plastik yang dimasukkan ke tempat sampah khusus itu jenisnya seperti gelas dan botol air mineral, kaleng minuman ringan, botol, kertas hingga kardus bekas. “Sedangkan kantong plastik, bungkus ciki dan lainnya sebaiknya dipisahkan pada tempat lain. Pun begitu dengan sampah sisa makanan dan sampah basah lainnya, juga harus dibuang terpisah,” bebernya. Sebelumnya, pada penyerahan simbolis tempat sampah khusus anorganik 27 Juli lalu, Ketua DPW LDII Sumsel, H Rahmatullah SAg MSi menegaskan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini. Menurut dia, masalah sampah perlu solusi bersama. Tak hanya pemerintah, tetapi juga semua pihak termasuk LDII. Sebab, sampah anorganik sulit terurai secara alami dan dapat mencemari lingkungan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itulah perlu penanganan ekstra. ‘’Salah satu program LDII yakni menyangkut masalah energi terbarukan. Jadi memang LDII sangat men-support program lingkungan. Semoga kerja sama ini membawa kebaikan bersama. Baik bagi LDII, para murid dan santri, serta bagi Bank Sampah Graha Pena,” katanya. Para murid dan santri sudah diimbau dan dilibatkan untuk mulai memilah sampah dan membuang sampah anorganik pada tempat sampah khusus yang telah disiapkan. Dengan begitu, mereka secara tidak langsung turun menjaga kebersihan lingkungan. Tak hanya lingkungan sekolah, tapi juga masjid dan rumah di kompleks sekretariat dan sekolah DPW LDII Sumsel. (*/)