← Kembali

Temu Pengelola BSU dan Sharing Session Perlunya Bank Sampah Induk Baru

20 Jun 2026 19:44

Temu Pengelola BSU dan Sharing Session Perlunya Bank Sampah Induk Baru
PALEMBANG-Sebanyak 24 pengelola Bank Sampah Unit (BSU) aktif, termasuk Bank Sampah Graha Pena, penerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang mengikuti pertemuan dan tukar pendapat (sharing session) di Kantor DLH Palembang, Jumat 19 Juni 2026. Pertemuan itu dipimpin Ketua Tim PKB3 DLH Palembang, Ardiansyah dan jajaran. Hal pertama yang disampaikan terkait pelaporan bulanan yang harus diisi pengelola BSU yang telah menerima bantuan sarana dan prasarana (sarpas) beberapa waktu lalu. "Isikan saja real sesuai yang dilakukan di bank sampah unit masing-masing. Tidak perlu dibuat-buat, yang simpel-simpel saja," kata Ardiansyah. Dalam link pelaporan yang sudah diberikan kepada semua pengelola BSU, ada juga kolom kendala/tantangan, saran dan masukan. nah, kolom ini bisa dimanfaatkan para pengelola BSU untuk mengungkapkan kendala atau persoalan dalam memaksimalkan sarpras dan problem lain terkait operasional bank sampah masing-masing. "Bisa juga berikan usul, saran dan masukan demi kemajuan kita bersama," imbuhnya. Terungkap, sejumlah bantuan sarpras yang dibagikan kepada 24 BSU hingga saat ini belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Seperti mesin cacah sampah organik, yang mana semua BSU belum mendapatkan penjelasan/pelatihan untuk operasionalnya. Kemudian, mesin cacah sampah anorganik yang baru Jumat 19 Juni baru bertahap dilakukan pengambilan dan belum diberikan penjelasan/pelatihan terkait penggunaannya. Kemudian, tidak semua BSU yang menerima bantuan fokusnya pada sampah organik dan anorganik. Ada yang lebih dominan pada pemilahan dan pengolahan sampah organik. Ada pula yang lebih ke sampah anorganik. Dan ada pula yang keduanya. "Terlepas dari itu, bantuan yang kami berikan intinya untuk mendorong semua bank sampah bapak/ibu agar maju dan berkembang. Yakinlah tidak ada maksud lain dari kami," tandasnya. Hal kedua yang dibahas terkait perlunya pembentunan Bank Sampah Induk (BSI) baru. Aspirasi dan usulan ini bermunculan dari para pengurus BSU yang hadir dalam pertemuan tersebut. "Terkait usulan ini, akan segera kami fasilitasi. Intinya, DLH Palembang siap mendukung terbentuknya BSI baru," tegas Ardiansyah. Manager Bank Sampah Graha Pena, A Rosidi mendukung aspirasi bersama untuk pembentukan BSI baru sebagai wadah bernaung semua bank sampah yang ada di Kota Palembang. "Selama ini, kita bergerak sendiri-sendiri. kalau ada bank sampah induk, mudah-mudahan bisa lebih bersinergi dan maju bersama," tandasnya.