Bantuan Sarpras Diserahterimakan dari DLH Palembang kepada Bank Sampah Graha Pena
03 Jun 2026 18:11
PALEMBANG – Setelah penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Palembang Drs H Ratu Dewa MSi pada 20 Mei 2026 lalu, bantuan sarana prasarana (sarpras) kepada 25 bank sampah aktif bertahap mulai diserahkan. Sesuai jadwal, Rabu 3 Juni giliran Bank Sampah Graha Pena yang melakukan pengambilan bantuan itu ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang.
Pengambilan bantuan itu dilakukan Manager Bank Sampah Graha Pena, A Rosidi dan tim. Berupa satu unit motor sampah, dua unit mesin pencacah sampah. Dengan rincian, satu mesin pencacah sampah organik dan satu lagi untuk sampah anorganik. “Khusus untuk mesin sampah anorganik segera menyusul, hari ini (kemarin) yang mesin organik dulu,” jelas Kepala Bengkal DLH Palembang, Asrul.
Setelah semua bantuan tiba di Bank Sampah Graha Pena, Rabu siang, tim DLH Palembang dipimpin Katim PKB3, Ardiansyah bersama jajaran datang untuk melakukan serah terima secara resmi. Disaksikan pula oleh Lurah Karya Baru, Afran Kurniawan SH. “Dengan ini, kami serah terimakan barang-barang bantuannya. Semoga bisa dimanfaatkan secara optimal oleh Bank Sampah Graha Pena,” harapnya.
Pihaknya siap mendampingi dan memberikan bimbingan agar keberadaan Bank Sampah Graha Pena bisa membawa dampak positif yang lebih besar untuk Kota Palembang. Terutama dalam hal penanganan sampah yang saat ini menjadi salah satu konsen Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Lurah Karya Baru, Afran Kurniawan menyambut baik keberadaan Bank Sampah Graha Pena. Menurutnya, saat ini ada tiga bank sampah aktif di wilayah kelurahan yang ia pimpin. “Semoga Bank Sampah Graha Pena dan dua bank sampah lainnya yang juga menerima bantuan serupa bisa membantu pemerintah dalam mengatasi masalah persampahan,” tuturnya.
Pihaknya dari Kelurahan Karya Baru siap bersinergi dan membantu berbagai hal yang dibutuhkan bank sampah. Termasuk dalam upaya sosialisasi keberadaan Bank Sampah Graha Pena. “Kami senang, punya tiga bank sampah, semuanya aktif. Ini jelas sangat membantu kami pemerintah kelurahan dalam menyukseskan program Pak Wako dan Wawako,” tukas Afran.
Manager Bank Sampah Graha Pena, A Rosidi mengatakan, keberadaan bank sampah ini merupakan sisi sosial lingkungan dari Sumatera Ekspres sebagai media di Sumsel. Berdiri pada 7 Juli 2025, Bank Sampah Graha Pena terdaftar secara resmi dan diakui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang dengan SK Kepala DLH Palembang Nomor 077/KPTS/DLH/2025 tertanggal 23 Oktober 2025.
Sejak berdiri, tim Bank Sampah Graha Pena langsung bergerak dengan mendukung event besar MDP Fun Run 2025 yang diikuti ribuan runner dari berbagai daerah di Sumsel dan luar Sumsel. Event ini menjadi kegiatan perdana yang steril dari sampah di lokasi acaranya.
Kerja nyata tim Bank Sampah Graha Pena kembali ditunjukkan pada event besar lain, Siloam Sriwijaya Race Run 2025 pada 26 Oktober 2025. Lapangan DPRD Sumsel yang menjadi lokasi start dan finis acara ini pun bersih dari sampah.
Kru bank sampah ini turun ke lapangan, berbaur dengan petugas kebersihan lainnya untuk mengumpulkan sampah-sampah anorganik seperti kardus, botol plastik, dan lainnya. “Ini komitmen kami mendukung setiap event yang dilaksanakan Sumeks EO. Event selesai, bersih sampah,” tegas Manajer Bank Sampah Graha Pena, A Rosidi.
Saat ini, sudah ada 10 mitra dan 60 anggota yang tergabung dalam Bank Sampah Graha Pena. Beberapa mitra di antaranya Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Sekolah Al Adli Palembang, media dalam Sumatera Ekspres Group, dan lainnya. Untuk anggota, ada yang dari perusahaan, pribadi, dan sekolah. “Kami terus mendekati berbagai pihak untuk menjadi mitra, baik dari kalangan pemerintahan, sekolah, perusahaan, dan lainnya. Terutama di kawasan dalam ruang lingkup bank sampah kami,” tukas Rosidi.